oleh

Kerap Bentrok Hingga Rugi Miliaran, PTPN II Tanyakan Peran Polisi

TRIBUNPOS DELI SERDANG, SUMUT | PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp2 miliar akibat perusakan lahan oleh preman, Rabu (15/07/20).

Pengurusan lahan PTPN II ini menjadi sumber konflik bahkan bentrokan berdarah antara pihak keamanan perusahaan (Tim PAM TGPM) dengan pihak yang didominasi oleh ratusan preman yang bermoduskan ingin menggarap lahan.

Amat Karsono yang diketahui merupakan perusak lahan hingga kini pun masih memberanikan diri untuk melakukan penggalian tanah di Areal 80 AFD I Kebun TGP milik PTPN II. “Tim PAM TGP sudah berusaha menghentikan dan menghalau keluar para perusak tanah itu. Tapi mereka bersikeras tidak mau keluar dan seakan mau melawan karena jumlah mereka banyak,” ujar Petugas PAM TGP Kapten Manik, Rabu (15/07/20).

Penggalian tanah secara illegal hingga menyebabkan kerusakan oleh pihak yang didominasi preman terhadap lahan milik PTPN II di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (15/07/20). Foto: Idris

Kapten Manik pun menambahkan bahwa kegiatan penggalian tanah secara illegal oleh para perusak lahan itu sudah berulang kali terjadi dan sudah berulang kali pula dilaporkan ke pihak Kepolisian setempat. Bahkan pihak PTPN II sudah melaporkan permasalahan ini ke Polda Sumatera Utara.

“Hingga kini pihak kepolisian tidak mampu melakukan tindakan apapun. Kami masih di areal galian, memaksa mereka keluar dari areal kebun TGP. Jika pihak kepolisian sebagai penegak hukum tetap melakukan pembiaran seperti ini, pihak keamanan kami siap mengerahkan anggota walau nanti akan terjadi bentrok,” pungkasnya. (Red-TP)

 

Wartawan: Idris

Editor: Beby Putri Akbar

Komentar

News Feed