oleh

Sasar Calon Jurnalis Desa dari Generasi Milenial, SJD Gandeng Tokoh Sumsel Saifudin Aswari

TRIBUNPOS PALEMBANG, SUMSEL — Sekolah Jurnalistik Desa (SJD) kini menyasar generasi muda atau milenial untuk di-didik dijadikan jurnalis desa.

Dipilihnya generasi milenial menjadi jurnalis desa, dirasa sangat potensial sebagai alat atau modal membangun peradapan desa agar maju menuju desa sejahtera.

Salah satu upaya itu dengan menggandeng Tokoh Sumsel, Saifudin Aswari Rivai.

Digaetnya mantan bupati Lahat dua periode yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Sumsel tersebut, dinilai tepat, mengingat kepedulian dan perhatiannya dengan generasi muda masih sangat besar.

“Kak Aswari kita gandeng dalam program SJD ini, karena beliau memiliki semangat komitment yang besar dan sungguh-sungguh, ingin memajukan generasi muda di desa, menjadi generasi SDM unggul, membangun Indonesia dari desa,” ujar Founder Sekolah Jurnalistik Desa, Sandi Pusaka Herman, Selasa (07/07/20).

Sandi mengatakan, jika kalangan milenial desa saat ini sadar akan potensi yang mereka miliki setelah mengikuti Sekolah Jurnalistik Desa nanti. Maka pertumbuhan dan kemajuan desa bisa diwujudkan oleh mereka.

Sandi menjelaskan, program SJD ini tidak hanya berfokus pada minat kaum milenial yang menyukai atau berkeinginan menjadi wartawan saja, tapi disini juga mengembangkan potensi terpendam lainnya dari putra – putri terbaik desa melalui kelas Humas Desa, Tenaga Webdesa, Youtuber Desa dan Penggerak Pariwisata Desa.

“Dengan ini, peran kaum milenial akan sangat berpengaruh terhadap pengembangan dan kemajuan desanya sendiri,” ungkap CEO Tribun Pos Group ini.

Sementara itu, Saifudin Aswari Rivai, dalam pertemuan dan diskusi bersama tim wartawan Tibun Pos di Hotel Excelton, Palembang, Selasa (7/7/20) mengatakan, program Mencetak Satu Desa Satu Jurnalis se- Sumatera Selatan ini, sangat bagus dan akan bermanfaat bagi generasi muda di desa.

“Ini program yang bagus sekali, membantu generasi muda agar dapat ilmu dan skill keahlian, karena mereka (generasi muda desa) sangat perlu pembinaan seperti ini, langkah baik untuk membangun SDM desa di Sumsel,” ucapnya.

Aswari berharap, lulusan Sekolah Jurnalistik Desa nantinya mampu menjadi modal besar desa untuk membantu mewujudkan asanya, mendorong desa untuk meraih apa yang dicita-citakannya, dan membangkitkan semangatnya untuk melepaskan diri dari ketertinggalan.

“Memang sudah waktunya anak muda desa dibekali kemampuan program inovatif dan kreatif seperti ini, diajarkan dan dibekali dengan ilmu dan keterampilan, tidak ada lagi yang namanya desa tertinggal karena generasi muda melimpah tapi tidak berkualitas untuk membangun desanya sendiri.” Pungkasnya. (Red-TP)

Penulis : Fadjri Syachti
Editor : Indra Darmawan

Komentar

News Feed