oleh

Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur Tewas Tertembak saat Kejar Perampok

KAYUAGUNG, Tribunpos.com | Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Bripka Afrizal (33), tewas setelah ditembak kawanan perampok tauke karet. Polisi masih mengejar para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang.

Selain itu, korban perampokan, Kodri (40) mengalami luka tembak di paha kiri dan perut. Kondisinya kritis dan tengah ditangani rumah sakit daerah di Kayuagung.

Peristiwa itu terjadi saat warga mengetahui adanya perampokan di rumah Kodri di Dusun 5, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, OKI, Sabtu (1/6) dini hari. Bripka Afrizal yang sedang mengobrol dengan warga di pos ronda kemudian menuju TKP.

Saat berjalan sekitar 1,5 kilometer dari pos ronda, warga mendengar teriakan bahwa para pelaku kabur melewati jembatan. Tak ingin pelaku melarikan diri, korban mengejar mereka bersama kades setempat dengan berboncengan sepeda motor.

Begitu mendekati, para pelaku justru menembaki warga sambil bermotor. Bripka Afrizal membalas dengan tembakan peringatan.

Kawanan rampok semakin beringas, mereka melepaskan banyak tembakan yang membuat warga menyelematkan diri. Tak lama pelaku kabur, Bripka Afrizal justru ditemukan tergeletak dengan kondisi luka tembak di dada. Dia tewas dalam penanganan puskesmas setempat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, saat ini petugas tengah melakukan olah TKP di dua tempat, yakni di rumah korban Kodri dan penembakan Bripka Afrizal. Kodri juga tertembak namun belum tahu barang yang dibawa kabur pelaku.

“Benar, anggota kita meninggal dalam tugas, dia tertembak saat menangkap perampok rumah tauke karet,” ungkap Supriadi, Minggu (2/6).

Menurut dia, sejumlah anggota Polda Sumsel telah diturunkan ke Polres OKI untuk mengejar para pelakunya yang berjumlah enam orang. Petugas INAFIS dan Puslabfor juga sudah di TKP untuk mencari barang bukti.

“Mudah-mudahan identitas para pelaku secepatnya diketahui dan akhirnya dapat ditangkap,” pungkasnya. (Red)

Wartawan: Kaka Kertapati
Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed