oleh

Jalan Lintas Provinsi Penghubung Kabupaten Lampura dan Tubaba Rusak Parah

TRIBUNPOS LAMPUNG UTARA – Jalan milik Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung Utara, tepatnya di desa Bandar Sakti kecamatan Abung Surakarta kabupaten setempat mengalami kerusakan cukup parah. Akibatnya sering terjadi kecelakaan terutama di malam hari.

Menurut warga, jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer tersebut merupakan jalan yang menghubungkan Kabupaten Lampung Utara dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat, yang hampir dua tahun luput dari perhatian Pemerintah Provinsi Lampung, padahal keadaan jalan tersebut sangat memprihatinkan. Apa lagi dikala musim hujan dapat dijadikan kubangan kerbau (tempat mandinya kerbau).


“Takutnya kalau tidak segera diperbaiki jalan ini akan semakin parah rusaknya, karena jalan ini setiap hari hingga malam selalu dilintasi berbagai jenis kendaraan dari berbagai daerah mulai dari kendaraan ringan maupun berat,” terang Hasan warga setempat

Dikatakan Hasan, akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang, sering terjadi kecelakaan tunggal. Untuk itu dirinya meminta kepada instansi terkait dalam hal ini Pemerintah Provinsi Lampung agar sesegera mungkin memperbaikinya.

“Kalau musim hujan, jalan yang berlubang ini digenangi air, dan tidak kelihatan sehingga pengendara motor atau mobil sering mengalami kecelakaan, apa lagi kalau malam hari,” jelasnya.

Senada disampaikan Anton bahwa jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini merupakan milik Pemerintah Provinsi Lampung yang sudah hampir dua tahun tidak diperbaiki.

“Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru pemerintah grasak- grusuk mau memperbaikinya, karena dengan kondisi jalan seperti ini saja sudah sering saya membantu orang yang terjatuh dari motor karena terjebak jalan rusak dan berlubang ini. Kebetulan rumah saya dekat dengan jalan rusak ini jadi kalau orang terjatuh mesti saya tahu,” tegasnya.

Disampaikan Anton, bahwa jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang dimulai dari pasar Bandar Sakti menuju gerbang perbatasan dengan kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Waktu itu saya lihat ada perbaikan jalan di sini Mas, saya kira semuanya yang di perbaiki, tahu – tahunnya cuma jalan depan pasar menuju desa Tatakarya saja yang di perbaiki, itupun Saat ini nampak di beberapa titik sudah rusak parah, Untuk itu saya selaku warga dan mewakili pengguna jalan tersebut berharap pemerintah bisa secepatnya menanggapi keluhan kami ini terkait jalan propinsi yang rusak ini,” ucapnya.

Wartawan : Davi

Komentar

Headline