oleh

Ini Yang Dilakukan Pemuda Masjid Walimah di Pasar Beduk Tanjung Batu

Laporan Wartawan Tribun Pos: Kaka Pusaka, Tanjung Batu Ogan Ilir

TRIBUNPOS.COM, TANJUNG BATU –Pemuda Masjid Walimah bahu membahu terjun langsung membantu kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan lokasi pasar beduk perempatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Asril, salah seorang pemuda mengatakan, pada pasar beduk kali ini ada sekitar puluhan anggota pemuda masjid sengaja ditempatkan pada beberapa titik yang rawan.

Hal ini dilakukan kata pria yang akrab disapa Yen itu, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas selama ada aktifitas pasar beduk yang dimulai pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Selain menempatkan anggotanya di beberapa titik rawan, Yen juga mengimbau agar para pengunjung pasar beduk untuk tidak memarkirkan kendaraannya di bahu jalan sehingga bisa mengurangi terjadinya kemacetan di kawasan itu.

“Para pengunjung pasar beduk juga dapat menempatkan kendaraanya di lokasi parkir yang sudah disiapkan panitia, yakni di dalam lokasi halaman masjid. Namun warga juga harus selalu waspada atas tindakan kriminalitas yang bisa saja terjadi setiap waktu,” sebutnya, Sabtu (18/5/2018).

Mencegah terjadinya kemacetan di sekitaran pasar beduk kata Yen, anggotanya akan melakukan penjagaan untuk kelancaran kendaraan roda dua maupun roda empat di sekitaran pasar beduk yang ada di sekitar perempatan Tanjung Batu.

Asril (Yen), Pemuda Masjid Walimah

Menurutnya, animo masyarakat pada pasar beduk ramadhan kali ini cukup besar di bandingkan tahun sebelumnya. Dan tugas mereka menjaga ketertiban, kelancaran agar tidak sampai mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Untuk warga yang parkir kami tidak meminta bayaran atau biaya parkir, namun bagi warga yang mau berinfaq, silahkan, kami menyiapkan kotak-kotak infaq di setiap pintu keluar,” ujarnya.

Senada dengan itu, Azrul Nizar pemuda lainnya menjelaskan, hasil dari infaq tersebut untuk membeli menu berbuka puasa bersama yang dibuka setiap harinya di Masjid Walimah.

“Karena yang parkir memberikan uang dalam bentuk infaq, maka kami sepakat membelanjakannya untuk keperluan jamaah masjid yang ingin berbuka puasa bersama. Namun, jika ada warga lain yang ingin ikut berbuka bareng, silahkan, terbuka untuk siapa saja,” pungkas pria yang akrab disapa Alone ini. (Red)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed