oleh

Gencar Desak Pemkot Palembang Dua Perkara

TRIBUNPOS PALEMBANG, SUMSEL –Dalam aksi unjuk rasa Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) menuntut pihak pemerintah Kota Palembang untuk segera memenuhi tuntutan seperti yang tercantum di surat pemberitahuan/Press Release. (20/07/20).

Dalam surat Press Release terdapat dua tuntutan, yaitu :

  1. Pasar Cinde tidak layak di bangun pasar karena andalalin sudah tidak memadai membangun pasar di lokasi cinde.
  2. Meminta PT. Aldiron segera hengkang dari Kota Palembang karena tidak ada manfaat bagi warga dan pemerintah Kota Pelembang, terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat Kota Palembang.
Aksi Unjuk Rasa Gencar Dalam Bubarkan PT. Aldiron Terhadap Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (20/07/20). Sumber Foto : Nandoe, Tribun Pos.

“Dalam orasinya pada 2 tahun yang lalu kami GENCAR (Gerakan Cinta Rakyat) melakukan aksi untuk mengagalkan tentang penggusuran Pasar Cinde dan pada saat itu kami kalah dan pasar cinde di hancurkan sehingga di ganti pasar cinde yang modern dan hal ini di ambil alih oleh PT. Aldiron dan akan di selesaikan pada saat itu juga namun pada kenyataannya sudah 2 tahun lebih pembangunan Pasar Cinde tapi belum ada satupun bangunan yang berdiri bukan cuma itu saja PT. Aldiron sudah menjual lapak perdagangannya kepada para pedagang dengan harga yang tinggi” Jelas Charma Afrianto S.E selaku Ketua Umum Ormas Gencar.

Pihak Walikota Palembang dalam kesempatan ini yang bisa menemui massa aksi yaitu Herly staf ahli Wali Kota Palembang.

“Saya staf ahli Walikota Palembang menanggapi dari orasi dan tuntutan rakyat, menyampaikan bahwasanya pada jam 2 ini pihak pemerintah Kota akan ada pertemuan antara Pemerintah Kota dan manajemen PT. Aldiron, Sehingga akan ada tindak lanjut dari tuntutan ini”, tegas Herly.

Dengan adanya tuntutan ini Ormas Gencar maupun masyarakat sangat berharap akan ada kejelasan dari pihak pemerintah setempat terkait tuntutan dalam pembubaran PT. Aldiron yang ada di Kota Palembang. (Red-TP)

Wartawan : Nandoe

Editor         : Yolawati

Komentar

News Feed