oleh

FORSUMA Ogan Ilir Gelar Webinar Selamatkan Dunia Pendidikan

TRIBUNPOS OGANILIR , SUMSEL – Ditengah pandemi yang berdampak pada seluruh sektor, salah satunya sektor Pendidikan. Namun masyarakat sedang menanti uluran dari kepala daerah. Selain bantuan Gubernur Sumatera Selatan yang dikawal oleh Aliansi Mahasiswa Sumatera Selatan, Kali ini gejolak Mahasiswa muncul dari daerah Ogan Ilir Sumatera Selatan, mahasiswa ramai-ramai untuk meminta Bupati juga memperhatikan dan menyelamatkan sektor pendidikan.

Forum Suara Mahasiswa Kabupaten Ogan Ilir yang mengawali statement tersebut, sehingga mengadakan WEBINAR PENDIDIKAN (Perspektif Lintas Nusantara) yang bertema, “Mengawal Peran PEMKAB OGAN ILIR dalam Membantu Meringankan Biaya Pendidikan di Masa Pandemi. HARAPAN atau ke MUSTAHIL an yang menghadirkan Pembicara diantaranya, Rudianto Widodo (Aktivis Mahasiswa Sumsel), Nefil Sutama (Koordinator Kawal Bantuan PEMKAB MURATARA), serta menghadirkan 2 narasumber dari Luar Pulau Sumatera, yaitu Muhardi (Aktivis Mahasiswa NTB, Mataram) dan Habby Luthfi (Aktivis Mahasiswa Semarang/UIN WALISONGO). Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 100 peserta, diantaranya para tamu undangan Ketua Organisasi Daerah tingkat Ogan Ilir maupun Organisasi Mahasiswa tingkat SUMSEL. Salah satunya Ketua IKPM OI (Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Ogan Ilir) yang juga sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan oleh FORUM SUARA MAHASISWA OGAN ILIR.


Hal tersebut dijelaskan oleh Edi Afriansyah, selaku Ketua Umum FORSUMA Ogan Ilir yang juga Presma STIKES ABDI NUSA. Beliau mengatakan, “Kegiatan WEBINAR PENDIDIKAN ini dilaksanakan atas dasar Aspirasi kawan-kawan Mahasiswa Asli Kabupaten Ogan Ilir yang membutuhkan bantuan keringanan biaya pendidikan dari Pemkab Ogan Ilir,” urainya.

Edi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya follow up dari kawan-kawan Aliansi Mahasiswa Peduli Sumsel, yang didalamnya juga tergabung dari kawan-kawan FORSUMA SUMSEL yang telah mengawal tingkat Provinsi untuk menuntut Gubernur supaya memberikan bantuan kepada Mahasiswa di Sumatera Selatan.

Adapun Tujuan daripada WEBINAR PENDIDIKAN ini sebagai teguran kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir supaya melek dan melihat secara jelas bahwa keberlangsungan pendidikan khususnya Mahasiswa Ogan Ilir yang hari ini terdampak pandemi, sangat mengharapkan bantuan dari PEMKAB Ogan Ilir atau justru malah Mahasiswa mendapat hasil nihil yang disebut Mustahil.

Edi berharap bahwa setelah hadirnya kawan-kawan dari Luar Pulau Sumatera itu memberikan Pandangannya terhadap Pendidikan dan Arah Gerak Mahasiswa, kemudian ditambah kawan-kawan Muratara dan Sumatera Selatan yang memberikan kesaksian terhadap apa yang telah dilakukan Pemerintah daerah mereka masing-masing dapat menjadi acuan untuk Mahasiswa selalu berada pada baris Mitra Kritik Pemerintah yang sifatnya membangun dan membenahi Daerah itu sendiri.

Ketua FORSUMA Ogan Ilir menegaskan bahwa pihaknya akan berkonsolidasi dengan para pimpinan Organda dan Mahasiswa Asli Ogan Ilir untuk menindaklanjuti tuntutan Mahasiswa yang sangat rasional ini.

Wartawan : Nandoe

Komentar

News Feed