oleh

Diduga Sebabkan Banjir, 2 Organisasi di Cilegon Tuntut Janji Pengelola Jalan Tol

TRIBUNPOS.COM – Cilegon |Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan (BMPP), dan Forum Komunikasi Warga Metro Cilegon (FKWMC) kembali akan  menuntut janji pengelola jalan tol terkait perbaikan drainase yang diduga sebabkan banjir di wilayah Kota Cilegon.

Dua Lembaga Swada Masyarakat tersebut telah melayangkan surat kepada PT ASTRA Infra Toll Road sebagai pengelola jalan tol.

Surat tersebut sebagai bentuk mediasi lanjutan setelah sebelumnya pada tahun 2018 lalu pihak PT. ASTRA Infra Toll Road yang hingga kini belum juga menepati janji untuk memberbesar gorong-gorong (dranase) yang melintas di bawah jalan tol tersebut.

Ketua Forum Komunikasi Warga Metro Cilegon, Abdul Muhid  menjelaskan, pihaknya telah mengirim surat  ke kantor PT Astra Infra Toll Road selaku pengelola Jalan Tol TAMER (Tanggerang-Merak) yang berkantor di pintu tol Ciujung.

“Hari ini kita layangkan surat mediasi yang dikirim ke Kantor PT Astra yang berada di Ciujung. Jika tidak ada aral melintang, mediasi akan dilaksanakan besok lusa Jum’at 8 Mei 2020 di Kantor Pt Astra Infra Toll Road Perwakilan Banten,” kata Muhid, Rabu (6-5-2020).

 

“Dalam surat kita meminta PT Astra agar meluangkan waktu,  hari Jum’at,” imbuhnya.

Dalam kesemptan yang sama, Ketua Umum LSM-BMPP, Deni Juweni menambahkan, mediasi kali ini akan menuntut janji Direktur Oprasional PT Astra terkait penanganan banjir di wilayah terdampak banjir yang dilalui jalan tol yang diduga diakibatkan oleh gorong-gorong jalan tol Tamer(Tanggerang -Merak) yang tidak memadai.

“Pada bulan April tahun 2018 lalu dengan disaksikan Pejabat Polda Banten dan Polres Cilegon, kita mengadakan pertemuan di Aula Polres Cilegon,” jels Juweni.

Dalam pertemuan itu, lanjut Juweni, Direktur Oprasional PT. Astra membuat perjanjian secara tertulis akan membuat tiga tahapan program, salah satunya pelebaran gorong-gorong.

Namun, sampai saat ini  hal tersebut tidak dilakukan pihak PT Astra Infra Toll Road sehingga banjir di wilayah Metro dan sekitarnya terjadi lagi.

“Mediasi kali ini kami akan menuntut pihak PT. Astra untuk dapat merealisasikan melebarkan gorong-gorong secepatnya. Jika ini tidak di indahkan, kami akan melakukan aksi besar bersama masyarakat,” tegasnya. (RED)

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

News Feed