oleh

‘Dengan Menulis Aku Bebas’, Duta Bahasa Banten Ajak Anak Lapas Tangerang Menulis

TANGERANG, Tribunpos.com | Menjadi Terbaik I Duta Bahasa Provinsi Banten 2018 adalah pengalaman yang tak terlupakan. Ajang ini bukan perkara memperebutkan gelar dan samir semata, tapi mengenai komitmen untuk berkontribusi dalam masyarakat, agar kecintaan pada bahasa Indonesia bisa meningkat.

Komitmen itu terwujud melalui satu tahun masa dedikasi, yang menjadi masa saya dan teman-teman di Paguyuban Duta Bahasa menunjukkan aksi dalam menyebarkan kecintaan dan kebanggaan berbahasa Indonesia.


Yang paling berkesan, ketika saya dan Ananda, pasangan Terbaik I Duta Bahasa Provinsi Banten 2018, melakukan program krida kebahasaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LKPA) Kota Tangerang. Saat itu, program yang kami usung adalah “Dengan Menulis, Aku Bebas”.

Kami meminta anak binaan yang dulunya disebut Lapas Anak Kota Tangerang untuk menulis selama satu minggu penuh. Hasil tulisan mereka kemudian kami jadikan buku.

Melihat bagaimana anak binaan di LPKA Kota Tangerang sangat antusias membuat saya terenyuh. Apalagi ketika membaca hasil tulisan mereka, membuat saya kagum sekagum-kagumnya. Melalui kegiatan ini, kami menyimpulkan bahwa meski raga mereka terkungkung, tapi dengan bahasa mereka seolah bebas. Dengan menulis, mereka bisa membebaskan pikiran dan perasaan yang selama ini terbenam.

Hasil program itu kemudian kami presentasikan ke tingkat nasional dalam Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2018. Alhamdulillah, semua kerja keras kami membawa hasil. Saat itu, saya dan Ananda berhasil membuat sejarah baru bagi Provinsi Banten. Kami berhasil membawa Provinsi Banten menduduki peringkat Harapan IV.

Tentu perjuangan saya, Ananda, dan teman-teman di Paguyuban Duta Bahasa Banten belum usai. Kami menunggu teman-teman di luar sana yang punya segudang ide kreatif dan kecintaan yang tinggi pada bahasa untuk melanjutkan perjuangan kami. Harapannya, kita bisa meningkatkan literasi di Provinsi Banten dan membuat provinsi ini meraih peringkat yang lebih baik di ajang Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2019. (**)

Penulis: Duta Bahasa Banten
Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline