oleh

Demo di Desa Tebedak Akibat Kesalahpahaman, Jamhari: Sudah Diselesaikan Secara Musyawarah

TRIBUNPOS PALEMBANG, SUMSEL – Aksi protes ratusan warga desa Tebedak II terhadap kepala desa beberapa waktu lalu, dipicu oleh kesalahpahaman penyaluran bantuan BLT Dana Desa, telah diselesaikan secara musyawarah.

Hal itu dikatakan Kepala Desa Tebedak II, Jamhari, kepada wartawan tribunpos.com, Jumat (19/6/20).

“Itu hanya kesalahpahaman saja, ada masyarakat yang kurang mengerti kriteria yang berhak dapat bantuan BLT DD. Tapi tidak ada masalah, semuanya telah diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.

Jamhari mengungkapkan, protes warga adalah bagian dari dinamika demokrasi yang hidup di desa. “Tidak perlu dibesar-besarkan, yang penting semuanya sudah dijelaskan, dan sebagian besar mereka menerima,” ucapnya.

Terkait warga yang tidak menerima hasil keputusan musyawarah, Jamhari mengatakan, itu hak mereka. Namun, perwakilan dinas PMD Pemda Ogan Ilir, Kepolisian, TNI dan pihak Kecamatan Payaraman, sudah menjelaskan semua.

“Pak Sulaiman perwakilan dari PMD sudah mendengarkan laporan warga, ternyata tidak ada yang salah, bahkan pak Leman melihat dan mendatangi langsung warga yang katanya tak tepat sasaran menerima BLT DD. Tapi kan faktanya memang masuk kriteria penerima bantuan, orang itu sakit menahun dan sudah tidak bisa bekerja lagi,” katanya.

Jamhari menjelaskan, pada prinsipnya menjadi pemimpin itu memang kadang disukai, kadang dibenci, itu sudah resiko pemimpin. Yang terpenting baginya, walaupun dibenci, dia tidak harus membalas dengan balik membenci.

“Rosullah tak mengajarkan demikian. Rosul mengajarkan jika zolimi orang, difitnah orang, disakiti orang, maka berupayalah memaafkannya dan membalas dengan kebaikan kepadanya. Insya Alloh ini yang lagi saya terapkan. Alhamdulillah ternyata berdamai dengan hati itu tenang,” pungkasnya. (Red-TP)

Wartawan: Edi Susanto dan Selham Jaya
Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

News Feed