oleh

Bakti TMMD Menuai Haru dan Bangga Warga Ogan Ilir

Tulisan ini mengisahkan tentang dedikasi Satgas TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-108 di Ogan Ilir, dalam membangun jalan sepanjang 1.800 meter, menghubungkan Desa Pulau Negara dengan Desa Sarang Elang, yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Mereka meninggalkan anak istrinya untuk membangun jalan Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, berbuat tanpa pamrih dan tak kenal lelah berpacu dengan waktu.

Sehingga perjuangan bapak–bapak tentara ini, menuai haru dan bangga bagi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, Khususnya warga desa di Kecamatan Pemulutan Barat.

Warga dan TNI bahu membahu bergotong royong mamasang cerucuk penahan longsor pembangunan jalan desa. (Dok. Tribunpos.com)

Berikut Liputan Khusus Wartawan tribunpos.com, Beta Aroni dan Edy Susanto, dari lokasi TMMD di Pemulutan Barat, Ogan Ilir, Sumatera Selatan:

KEAKRABAN Satgas TNI Manunggal Masuk Desa ke-108 di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dengan warga sekitar lokasi TMMD terjalin dengan baik.

Kebersamaan yang begitu kuat antara tentara dan rakyat, menjadi pemandangan sehari-hari. Satgas TMMD yang berada di bawah instruksi Kodim 0402/OKI-OI membaur dengan warga Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir.

Salah satunya dengan bersama-sama warga bergotong royong melanjutkan pemasangan cerucuk penahan longsor penimbunan jalan sepanjang  1.800 meter, dengan lebar 7 meter, yang menghubungkan Desa Pulau Negara dengan Desa Sarang Elang.

Bukan hanya warganya saja, kepala desa pun tak ingin berpangku tangan. Dengan semangat ikut terjun bersama warga untuk membantu personel TMMD di sasaran pembangunan fisik jalan desa.

Sejak hari pertama program TMMD dimulai, masyarakat sukarela turun ke lapangan untuk membantu TNI. Seperti contohnya menurunkan material gorong-gorong serta membantu tim TMMD membuat kusen dan jendela masjid yang sedang di rehab agar kegiatan dapat mencapai progres setiap harinya.

BERSAMA: TNI dan warga pasang cerucuk. (Dok.tribunpos.com)

“Saya bersama warga lainnya terpacu dengan semangat bapak-bapak TNI ini, tak mungkin saja kami menjadi penonton di rumah sendiri. Kami ingin juga menikmati kebersamaan bersama bapak tentara yang tanpa mengenal lelah membangun desa kami,” ujar Ridwan kepada tribunpos.com, Sabtu (11/07/20) kala ditemui di lokasi pembangunan  jalan.

Menurut Ridwan, kehadiran TMMD membuat aktivitas di desanya menjadi lebih menggeliat. Karena itu, tentunya merasa malu kalau hanya berdiam diri tak membantu TNI dalam mendukung percepatan proyek fisik TMMD.

“TMMD hadir banyak memberikan manfaat dan pengetahuan baru bagi kami, saya mewakili masyarakat Pulau Negara menerima dengan tangan terbuka dan mendukung penuh pelaksanaan tugas TMMD disini,” ucapnya menjelaskan.

Gotong royong

Pada kesempatan yang sama, Kardi, salah satu warga lainnya menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para personel TNI dalam menyukseskan jalannya TMMD.

Dikatakan Kardi, dedikasi satgas dalam membangun jalan sepanjang  1.800 meter dengan lebar 7 meter, yang menghubungkan Desa Pulau Negara dengan Desa Sarang Elang, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Mereka meninggalkan anak istrinya untuk membangun desa kami, saya haru dengan perjuangan bapak–bapak tentara ini, mereka berbuat tanpa pamrih dan tak kenal waktu,” katanya.

Dia pun mendoakan semua personel TMMD diberikan kesehatan sampai akhir. Dengan begitu, pelaksanaan TMMD di Kecamatan Pemulutan Barat, Ogan Ilir ini berjalan lancar, sehingga meninggalkan warisan pembangunan yang dapat dirasakan oleh penduduk sekitar. (Red-TP)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

News Feed