oleh

Asap Bikin Warga Sesak dan Gatal, Pabrik Kayu Tetap Bodo Amat

TRIBUNPOS DELI SERDANG, SUMUT | Polusi udara yang disebabkan oleh kegiatan pabrik kayu Indawood yang berada di Dusun II Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, membuat warga sekitarnya mengalami sesak nafas hingga gatal di badan.

Menurut pengakuan warga sekitar, Sugiarti (47) yang rumahnya bersebelahan langsung dengan pabrik sangat merasakan dampak dari adanya polusi udara tersebut. “Terkadang saya sampai merasa sesak nafas, jantung saya rasanya sakit, dan gatal di badan,” ungkap Sugiarti kepada awak media, Sabtu (18/07/20) pukul 10.20 WIB,

Selain menyebabkan sesak nafas dan gatal di badan, suara yang ditimbulkan oleh pengoperasian pabrik pun membuat bising sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar. “Suaranya bising kali, belum lagi abu dan asapnya bikin sesak dan lengket ke jemuran. Karena asap itu saya juga takut akan membahayakan anak-anak,” ujar Windi (27) warga Dusun II Desa Bangun Rejo.

Warga sekitar sering melakukan aksi protes menuntut keberatan terhadap pengoperasian pabrik kayu Indawood di dusun tersebut, dan menyerahkan permasalahan ini kepada Kepala Dusun agar dapat ditindaklanjuti.

“Usia pabrik sudah 30 tahunan. Kalau pagi-pagi, asap banyak kali. Kami sebagai warga yang tidak terima adanya pabrik yang bermodus gudang agen gas LPG 3kg sesuai plang depan gudang itu, sudah pernah kami demo tapi tidak diindahkan. Bahkan sampai sekarang tambah menjadi, apalagi yang namanya Mimi sebagai kepercayaan pabrik orangnya arogan dalam berbicara,” terang Supriadi (43) warga Dusun II Desa Bangun Rejo.

Dari keterangan warga yang tertuang dalam surat pernyataan bermaterai 6000, awak media telah menemui Kepala Dusun II Desa Bangun Rejo Pipit (45) yang menyatakan keberpihakannya dengan warga sekitar untuk menindaklanjuti pengoperasian pabrik yang banyak memberikan dampak negatif kepada warga sekitar.

Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Kepala Desa Bangun Rejo saat dihubungi awak media via telepon seluler, bahwa hingga saat ini dirinya tidak pernah menerima laporan maupun keluhan dari warga dan Kepala Dusun II Desa Bangun Rejo tentang permasalahan antara pabrik kayu Indawood dengan warga sekitar. (Red-TP)

 

Wartawan: Azhari Rangkuti

Editor: Beby Putri Akbar

Komentar

News Feed