oleh

Alex Noerdin Desak Dirut PT Inalum Buka Informasi Pendapatan dari Freeport

TRIBUNPOS JAKARTA — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin, mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk memberikan penjelasan detail terkait proyeksi pendapatan negara dari PT Freeport Indonesia, dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Hal ini disampaikan Alex saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan Holding BUMN Tambang atau MIND ID yang menaungi lima perusahaan industri tambang milik Negara, seperti PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk, di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/20).


Alex juga meminta penjelasan skema utang yang digunakan untuk akusisi saham PT Freeport Indonesia dan PT Vale Tbk, serta refinancing untuk angsuran utang PT Inalum (Persero), dan anak usaha yang akan jatuh tempo tahun 2021 dan 2023, termasuk kewajiban pembelian saham PT Vale Indonesia Tbk ke depannya.

“Dirut PT Inalum (Persero) kami minta secepatnya membuat langkah-langkah terobosan di tengah harga komoditas tambang dan permintaan yang menurun saat ini, agar kontribusi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan Pajak tidak menurun jauh dari tahun 2018,” kata mantan Gubernur Sumsel ini.

Politisi dari Fraksi Golkar ini menjelaskan, Komisi VII DPR RI akan membentukan panitia kerja (Panja) terkait beberapa proyek strategis di sektor pertambangan di bawah MIND ID.

“Tidak hanya itu, Komisi VII DPR RI akan mengagendakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Dirut PT Inalum (Persero), terkait dengan progress dan skema pembiayaan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia,” ujar Alex

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengucapkan terimakasih atas kerja sama yang baik kepada Komisi VII DPR RI. Pada kesempatan itu pihaknya juga berjanji akan menindaklanjuti kesepakatan yang telah disepakati bersama tersebut. (Red-TP)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline