oleh

Ahmad Romzi: Disiplin Guru Kunci Keberhasilan Pendidikan di Sekolah

Ahmad Romzi SPd Kepala Sekolah SDN 16 Tanjung Batu Ogan Ilir, foto bersama keluarga besar. (Dok. Istimewa)
Laporan Wartawan Tribun Pos : Zainudin AbdulKirom / Tanjung Batu Ogan Ilir

TRIBUNPOS.COM, TANJUNG BATU — Berhasil atau tidaknya suatu proses pembelajaran di sebuah sekolah, ditentukan oleh banyak faktor-faktor pendukung. Salah satu faktor yang mempengaruhi, berasal dari guru itu sendiri. Karena menjadi seorang pendidik, tentunya harus menunjukan sikap yang lebih disiplin dibandingkan para peserta didiknya.

Hal demikian disampaikan Ahmad Romzi Kepala Sekolah SD Negeri 16 Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir kepada wartawan Tribunpos.com saat dikunjungi di ruang kerjanya, Kamis (24/5/18).

Dikatakan Romzi, dalam urusan kedisiplinan belajar siswa, peran guru sangatlah penting. Karena tugas guru untuk membentuk atau membantu siswa agar disiplin.


Ia menambahkan, di sekolah yang dirinya pimpin, selain disiplin, guru juga dituntut inovatif dan kreatif dalam semua hal. Sebab menjadi satu syarat terbentuknya pendidikan yang berkemajuan.

“Dengan terlebih dahulu mendorong para guru melaksanakan disiplin di sekolah, kemudian para guru bisa serta menjelaskan bahwa disiplin itu baik untuk perkembangan dan keberhasilan siswa dan sekolah,” kata Romzi.

“Kedisiplinan itu harus diajarkan dan ditanamkan sejak dini, sehingga akan membawa dampak yang positif para siswa di kehidupan mereka yang akan datang,” ujar pria yang sudah 30 tahun mengabdi sebagai guru ini.

Lebih jauh pria yang pernah empat tahun sebagai Kepala Sekolah SD Teladan ini mengatakan, dirinya menerapkan aturan, mulailah dari disiplin diri sendiri. Misalnya para guru sebaiknya datang lebih awal, sebelum siswa yang datang lebih dulu di sekolah.

“Di sekolah kami, setiap pagi ada guru piket yang khusus berdiri di pintu gerbang sekolah, menyambut siswa yang datang dengan ‘Senyum Sapa Salam’. Karena jika ingin membangun sekolah yang berkualitas, harus dimulai dengan sikap disiplin di awal pagi. Dan ini Alhamdulillah berhasil kami lakukan,” ungkap guru yang juga sebagai ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tanjung Batu.

Disinggung soal kedisiplinan guru di lingkungan kerja Kecamatan Tanjung Batu, sebagai Ketua K3S beliau mengatakan, pada umumnya disiplin para guru disini sudah bagus, jika dibandingkan daerah lain.

“Alhamdulillah saya sudah pernah menjelajah menjadi Kepala Sekolah dan juga mengajar di empat kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir ini, baru di Kecamatan Tanjung Batu lah para guru gurunya tingkat disiplinnya tinggi,” ucap pria 53 tahun itu, yang memulai karir sebagai guru sejak tahun 1988 tersebut.

Diakhir wawancara, pria yang tinggal di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan ini berpesan: Guru tetap sebagai penegak disiplin, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Guru harus menjadi teladan bagi terlaksananya suatu disiplin, juga harus membimbing muridnya sebagai anggota masyarakat yang disiplin. (Red)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline