oleh

50 Guru BK Se-Banten Ikuti Pelatihan Konseling Traumatik Pasca Tsunami

Laporan Wartawan Tribun Pos, Badiaman Sinaga, Serang, Banten

SERANG, Tribunpos.com | Sebanyak 50 Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai jenjang sekolah SMA, SMK, dan SMP se- Provinsi Banten, mengikuti Pelatihan Konseling Traumatik Pasca Tsunami bertempat di SMAN 1 Anyer, Senin (08/07/2019).

Acara yang diinisiasi oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerjasama dengan Pengurus Daerah Asosiasi Bimbingan dan Konseling (PD ABKIN) Banten ini, bertujuan agar para guru BK dapat ahli dalam mengatasi anak yang mengalami trauma pasca bencana. Seperti bencana Tsunami yang terjadi di Banten 2018 lalu yang mengakibatkan terjadinya trauma pada korban bencana.

Kepala Sekolah SMAN 1 Anyer, H Bambang Gunawan SPd MPd mengatakan, pelatihan tersebut hendaknya dapat bermanfaat tidak hanya untuk membantu mereka yang trauma tsunami tetapi juga trauma lainnya seperti bencana pabrik petrochemical.

“Agar peserta dapat menjadi konselor yang siap siaga ketika berhadapan dengan anak yang mengalami trauma akibat bencana yang dihadapinya, bahkan bencana lainnya,” katanya kepada Tribunpos.com.

Ia juga mengungkapkan agar ilmu yang didapatkan oleh para guru BK nanti mampu diimplementasikan dengan sebaik-baiknya.

Untuk diketahui, peserta diberikan materi dan teknis yang berfokus pada konseling trauma pasca bencana seperti, materi perlindungan anak dalam situasi bencana dan etika menghadapi anak, yang dibalut melalui workshop dan outbound. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman


Komentar

News Feed