oleh

Silaturahmi HPP Muratara Merajut Persaudaraan di Tanah Kelahiran

TRIBUNPOS MURATARA , SUMSEL – HPP Muratara selalu hidup dengan kajian, diskusi dan pembahasan mengenai program kerja dan isu-isu terkini di Tanah Kelahiran. Jika selama ini para pengurus, kader dan keluarga besar HPP Muratara selalu mengadakan kajian dan silaturahmi via daring dikarenakan pandemi Covid-19 dan juga jarak yang sama-sama di tanah rantau, maka Pimpinan Pusat HPP Muratara menginisiasikan silaturahmi sekaligus halal bilhalal di rumah Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat HPP Muratara, Dandi Wahyu Pratama, di desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Sabtu (6/6).

Sengaja dipilih  di rumah  saja dan tidak di tempat-tempat umum karena mengikuti protokol kesehatan pandemi Covid-19, sudah menuju memasuki New Normal namun tetap waspada, menggunakan masker dan New Spirit untuk tetap menjaga rasa persaudaraan diantara Pengurus Pusat,Pimpinan Cabang dan Pimpinan Cabang Istimewa, para kader, dan keluarga besar HPP Muratara.


Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat HPP Muratara, Abdul Gopar dan Pengurus Pimpinan Pusat lainnya seperti Fauzal Akbar, Ruslan Efendi dan Gerry Susanto. Ketua Umum PCI Jambi Pitrya, Fasilitator Forum OSIS Muratara Sandyka Buana, Humas PCI Jabodetabek Frans,Perwakilan kader PC Palembang Reza,Ikke dan kader-kader lainnya.

Abdul Gopar dalam sambutannya mengatakan, “Pertemuan kita masih dalam suasana bulan Syawal lebaran, maka tidak berlebihan masih bisa dikatakan halal bihalal dengan tujuan Merajut Persaudaraan dalam Silaturahmi Energi (Sinergi) untuk Memajukan Tanah Kelahiran. Silahkan saling memaafkan diantara para kader yang selama ini mungkin ada terselip kekhilafan, minal aidin wal fa idzin, mohon maaf lahir dan batin. HPP Muratara selalu mengedepankan kualitas para kader untuk bisa berkontribusi konkret di Tanah Kelahiran tercinta, maka kita bersilaturahmi seperti ini akan membahas tiga hal  penting yaitu: Isu-Isu terkini di Tanah Kelahiran-Muratara, Percepatan Izin ke Kesbangpol Muratara dan eksplorasi potensi dan destinasi wisata Muratara. Kita bisa kuat tentu dengan semangat persaudaraan dan gotong royong yang berkelajutan.”

Pertemuan ini berlangsung dengan khidmat dan sesuai harapan dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 16.30. Setelah shalat Zuhur para kader HPP Muratara juga mengunjungi dan mengambil foto di Batu Gajah yang lokasinya tidak jauh dari Masjid Al Baiyyinah, selesai shalat Ashar berjama’ah dilanjutkan ke Napal Manjur salah satu tempat menarik di desa Batu Gajah.

Halal bilhalal ini juga diisi quality time para kader dengan diskusi mengenai Trilogi HPP Muratara: Mengukukan Persaudaraan, Mengukir Sejarah dan Memajukan Tanah Kelahiran. Semua yang hadir aktif menyampaikan ide, gagasan, saran, kritikan dan berbagai pandangan lainnya.

Hasilnya para kader pun sepakat bahwa, Pemuda harus menjadi pelopor kemajuan disegala bidang, responsif terhadap setiap isu yang ada di Tanah Kelahiran, adanya harapan para Pemuda diikutksertakan secara aktif dalam pembangunan daerah, tidak adanya pembungkaman suara-suara Mahasiswa dan pemuda, mendorong Pemerintah mempercepat dalam memfasilitasi desa-desa yang memiliki destinasi wisata, tetap satu komando yang kuat dalam himpunan, dan sama sekali tidak akan mudah terpecah atau terombang-ambing dengan situasi dan kondisi tahun politik saat ini apalagi sampai dimanfaatkan atau diklaim oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. HPP Muratara jauh-jauh hari selalu menegaskan bahwa himpunan ini tetap independen dan mempunyai komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai perjuangan Trilogi HPP Muratara dan Panca Angka HPP Muratara.

Dalam pernyataannya, Fauzal Akbar juga mengatakan, “The young today, The Leader tomorrow, bahwa Pemuda hari ini adalah Pemimpin di masa depan. Jika kita ingin melihat masa depan Tanah Kelahiran kita tercinta, Kabupaten Muratara ini di masa depan maka lihatlah anak-anak mudanya hari ini. Pemuda sangat menentukan warna dalam setiap pembangunan dan kemajuan yang ada. HPP Muratara diharapkan tetap teguh untuk istiqomah merajut Persaudaraan untuk Memajukan Tanah Kelahiran.”

 

Korespondensi : Dandi Wahyu Pratama

Komentar

Headline