oleh

Trotoar dan Bahu Jalan Dijadikan Tempat Perdagangan Buah-Buahan

-Banten, Serang-125 views

TRIBUNPOS SERANG , BANTEN – Lapak pedagang buah buahan yang berada di trotoar dan memakan bahu jalan sering membuat kemacetan di Jl. Cinanggung pasar Rau Serang,

Dari jalan simpang Cinanggung sampai jembatan rau trotoar dan bahu jalan di gunakan pedagang untuk lapak Buah buahan yang seharusnya di peruntukan untuk pejalan kaki dan kendaraan bermotor sehingga sering mengakibatkan kemacetan dan terlihat kumuh, Senin (05/09/2020).


Ironisnya atap auning yang terbuat dari Bajaringan  sengaja di dirikan oleh orang yang mengatasnamakan kesepuhan, persis bersebelahan dengan saluran pipa gas tentunya dapat membahayakan, diduga di jadikan ajang bisnis demi ke untungan pribadi, sehingga menjadikan suasana pasar Rau terlihat tidak tertata dan banyaknya buah-buahan yang terhampar memakan bahu jalan dan mengakibatkan macet bagi pengendara bermotor,

Salah satu pedagang buah nanas mengakui mereka berjualan menempati Auning yang sudah tersedia dapat sewa dari salah satu kesepuhan yang akrab di sebut, H. Herman,dan Toni, padahal jelas trotoar jalan di peruntukkan bagi pejalan kaki bukan pedagang atau lapak buah.

Mengutip dari berita: satubanten.com

” Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pembangunan auning  dilakukan tanpa sepengetahun Pemkot Serang,  baik Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop) maupun pengelola PIR,  yang dalam hal ini PT Pesona Banten Persada.

“Dari awal kami cari pemborongnya, sebelum auning itu dibangun. Tapi sampai sekarang belum ketemu. Sampai  akhirnya auning itu sudah dibangun dan ditempati para pedagang disana (PIR). Padahal kan itu tidak boleh, kan kami ingin menertibkan dari hal tersebut,” ujar  Walikota.

Hal ini tentunya akan merugikan Pemkot Serang karena tidak ada kontribusi yang dilakukan pengelola kepada pemkot.  “Itu diluar sepengetahuan kami. Dan memang tidak ada kontribusinya. Kalaupun ada, ya jelas kami menolak, karena ini sudah menyalahi aturan dan tidak boleh,” tutupnya.

Wartawan : Roni

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

News Feed