oleh

PT Surya Timur Line Terapkan Peraturan Mentri No. 30 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Pelayaran

-Banten, Cilegon-870 views

MERAK-TRIBUNPOS.COM | Adanya pemberitaan KMP Amarisa di bawah pelayaran PT Surya Timur Line (STL) yang diduga abaikan Peraturan Mentri (PM) No. 30 Tahun 2016 beberapa hari yang lalu, dibantah oleh pihak perusahaan. Bantahan tersebut disampaikan oleh Kepala Oprasional PT Surya Timur Line, Dani.

Kepada Tribunpos.com, Dani menjelaskan, setiap aturan yang di keluarkan oleh Kementerian Perhubungan sudah dilaksanakan oleh manejemen perusahaan dan diteruskan kepada setiap perwira kapal.


“Adanya pemberitaan terkait perusahaan tersebut menjadi masukan untuk perusahaan. Informasi tersebut diteruskan kepada semua perwira kapal, walaupun pada prinsipnya sudah di perintahkan untuk melaksanakan segala bentuk aturan yang berlaku terkait pelayaran. Ini masukan sekaligus evaluasi buat kami untuk lebih mengontrol Perwira Kapal,” tutur Dani, di ruang kerjanya, Selasa (25-02-2020).

Masih kata Dani, Kapal STL di Lintasan Merak – Bakauheni ada 5 kapal, dan semua sudah di atas 5000 gt (gross tone).

“Pada setiap kapal dalam pelayanan itu wajib membuat laporan. Jika terdapat kapal tidak memasang lasing akan kami panggil perwira kapal tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya ada dugaan KMP Amarisa mengabaikan PM No. 30 Tahun 2016 saat melakukan pelayanan di Dermaga 7 Merak. [RED]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

Headline