oleh

Peralihan Sistem Pembelian Tiket Online, BPTD Wilayah VIII Banten Minta ASDP Lebih Baik

TRIBUNPOS.COM-MERAK | Terpantau di lapangan, pengalihan sistem pembelian tiket online di Pelabuhan Penyebrangan Merak-Bakauheni, Selasa malam (7-4-2020), berimbas pada kemacetan yang tidak terhindari, antrian kendaraan sudah keluar sampai area Pelabuhan Merak.

Berbagai keluhan dilontarkan para pengguna jasa, khususnya supir truck yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera. Sebut saja Latif, supir asal Jambi ini, memaklumi antrian ini karna namanya peralihan.

“Saya secara pribadi maklum namanya peralihan sama waktu peralihan dari sistem tunai ke sistem Top-up sama macet juga. Tapi pada situasi dan kondisi pandemi covid-19 saat ini, seharusnya peralihan tersebut sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Dan yang terpenting tidak ada biaya administrasi tambahan,” ujar Latif.

Kepala BPTD Wilayah 8 Banten melalui Kepala Seksi Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Komersial dan Perintis (Kasi TSDP) Rendra Iman Prasetia, ST, menanggapi dugaan adanya tambahan biaya tarif online di lintasan penyenbrangan Merak-Bakauheni yang dikeluhkan para pengguna jasa beberapa hari ini, dimana pihak operator pelabuhan pada jam tertentu mengalihkan pembelian tiket sistem Online.

“BPTD kemarin sudah perintahkan langsung Bapak GM ASDP Merak, Hasan Lassy, untuk sosialisasi proses pembelian tiket online yang dilaksanakan oleh petugas pengelola PT ASDP dengan tidak memungut biaya tambahan kepada pengguna jasa. Dan BPTD juga sudah  bersurat terkait perbaikan online tiket yang lebih baik. Terang Rendra, Rabu (8-4-2020).

[RED]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

News Feed