oleh

Pangkalan Nelayan Terganggu, PT Pro Intertec Akan Berdayakan Nelayan Cikubang Argawana

-Banten, Serang-315 views

TRIBUNPOS.COM-SERANG | Masyarakat Argawana dan nelayan Kampung Cikubang, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang mengeluhkan adanya rencana kegiatan stockpile atau lapangan penampungan pasir oleh PT. Pro Intertec. Nelayan menduga bahwa rencana tersebut dinilai akan menghalangi akses nelayan sebagai mata pencaharian 200 lebih nelayan setempat.

Hal itu diungkapkan Ketua Rukun Nelayan Cikubang (RNC) Himpunan Nelayan  Indonesia (HNSI), Ali Musrofi, Rabu (8-4-2020).


“Keberadaan perusahaan tersebut sejauh ini tidak begitu peduli dengan masyarakat di sekitarnya. Terlebih dengan adanya proyek pemerataan yang sudah berjalan beberapa minggu mengganggu akses nelayan ke pangkalan,” kata Ali, saat ditemuin wartawan di Pangkalan Nelayan Cikubang.

Ali juga menuturkan,  sewaktu musyawarah di balai desa, Pro Intertec membuat buat perjanjian di atas materai yang salah satu poinnya akan siap membantu nelayan Argawana Cikubang.

“Dan saat ini mereka (Pro Intertec) malah bikin lapangan lagi yang menutup akses pangkalan,” ujarnya.

Selain itu, Ali juga menjelaskan, jika nanti  lapangan stockpile pasir PT. Pro Intertec ini aktif, maka akses jalan nelayan akan jelas terganggu.

“Apalagi ini akan sampai ke ujung laut sana, dan kita juga khawatir akan ada reklamasi, jelas kita tolak,” tegas Ali.

Sementara itu, perwakilan dari Pro Intertec, Agus Mardiana, saat dikonfirmasi membenarkan akan ada kegiatan stockpile dan bongkar muat yang saat ini masih tahap pemerataan. Namun demikian, dirinya mengaku, bahwa pihaknya akan memperdayakan nelayan sekitar.

“Izin TUKS sudah ada, kalau terkait teman-teman nelayan pastilah kami berdayakan,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekdes Argawana, Mahdi, meminta semua pelaku usaha yang akan berusaha di wilayah Argawana harus memperhatikan nelayan.

“Karena masyarakat kami hidup dari nelayan dan berharap nantinya PT. Pro Intertec jika sudah berkegiatan, untuk tenaga kerjanya melibatkan warga Argawana,” tutupnya. [RED]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

Headline