oleh

Karantina Pertanian Cilegon Gelar Internalisasi Inovasi Layanan iMace

-Banten, Cilegon-44 views

CILEGON-TRIBUNPOS.COM | Puluhan pegawai Balai Karantina Pertanian kelas II Cilegon nampak sibuk menggunakan telepon seluler (handphone/HP) di Ruang Rapat BKPC1 Cilegon, Rabu (04-02-2020).

Keseriusan pegawai ini dikarnakan sedang melakukan aplikasi iMace (Indonesia Map of Agricultural Commodities Exports). Sebuah inovasi layanan Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Update Internalisasi Imace 2020 di Balai Karantina Pertanian Cilegon (BKPC).

Kepala Balai karantina Pertanian Cilegon Raden Nurcahyo dalam penjelasannya mengatakan,  iMace ini adalah aplikasi yang memuat informasi berbagai jenis komoditas pertanian unggulan ekspor di masing-masing daerah, informasi negara tujuan, serta tren volume ekspor.

Raden berharap, seluruh pegawai BKPC dapat memanfaatkan informasi inovasi layanan ini untuk mendukung terwujudnya Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang dicanangkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

“Pertama, saya harap seluruh pegawai update dengan adanya iMace ini. Selanjutnya dapat memanfaatkan informasi yang ada di dalamnya untuk mendukung akselerasi ekspor komoditas pertanian,” kata Raden.

Dengan iMace ini, lanjut Raden, mempermudah pemerintah daerah dalam memetakan komoditas pertanian unggulan ekspor sekaligus dapat mengembangkan potensi yang terdapat di daerahnya.

“Selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan kota kabupaten yang ada di Banten dalam pemanfaatan peta komoditas ekspor ini agar Gratieks yang dicanangkan pemerintah dapat segera terwujud,” ucap Raden. [RED]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

News Feed