oleh

Helldy Agustian: Kunci Kesuksesan itu Kreative, Konsentrasi, Konsisten, Komitmen, dan Konsekuen

SERANG-TRIBUNPOS.COM | Heldy Agustian menyampaikan materi motivasi berwirausaha bagi mahasiswa. Acara yang dilakukan salah satu Hotel di Kota Serang ini dihadiri oleh 43 orang yang terdiri atas dosen muda FEB Untirta yang tergabung dalam JIWA (Jawara Inkubator Wirausaha) dan 15 orang mahasiswa FEB Untirta yang aktif beriwausaha.

Menurut Helldy, wirausaha bisa dilakukan oleh sipapun dan kapanpun asal ada kemauan. Segala sesuatu pasti akan bisa dicapai asal kita sungguh-sungguh. Selain itu, beriwirausaha harus kreatif, sehingga memiliki ciri khas dan harus diterima masyarakat. Jika mau beriwausaha maka harus berani berpikir out of the box.


“Dimana orang mampu berpikir yang tidak orang lain pikirkan. Yang nantinya ini dapat menjadi peluang bisnis. Kreatif merupakan salah satu kunci sukses dalam berwirausaha. Adapun kunci sukses yang lainnya menurut Helldy adalah konsentrasi, konsisten, komitmen, dan konsekuen,” terang Helldy.

Bakal calon Walikota Cilegon ini juga memberikan waktu bagi Peserta workshop  sesi tanya jawab  pertanyaan terkait wirauasaha.

“Workshop tentang entrepreneur seperti ini harus dilaksanakan terus menerus supaya jiwa entrepreneur pada mahasiswa tidak berkurang. Semangat wirausaha pada mahasiswa sudah ada, tinggal bagaimana mengarhkan mahasiswa untuk konsisten dan tidak menyerah. Karena yang namanya berwirausaha pasti ada pasang surutnya, ini yang harus dipahami pada entrepreneur muda,” pungkas Helldy.

Masih dalam kesempatan yang sama, salah satu peserta yang juga Dosen Untirta, Dabella Yunia, kepada Tribunpos menjelaskan, adapun kegiatan ini untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk tidak menyerah dalam berwirausaha dan memberikan bekal pada dosen untuk tidak menyerah dalam dalam mendampingi mahasiswa untuk berwirausaha.

“Jiwa entrepreneur harus dipupuk sejak dini, karena lapangan pekerjaan semakin sempit. Status sebagai mahasiswa tidak akan menghalangi niat untuk menjadi entrepreneur. Peluang berwirausaha khususnya di Banten masih sangat luas,” paparnya, Selasa (14/1/2020).

“Salah satu pendukungnya adalah dekatnya jarak Banten-Jakarta, yang notabene sebagai Ibu Kota Indonesia. Seharusnya Banten memiliki kesempatan yang besar, namun karena mindset orang Banten bahwa untuk bekerja berarti harus bekerja dipabrik, maka jiwa entrepreneurnya tidak tumbuh,” imbuh dia.

Dabella melihat, ada isu pemberiataan bahwa Banten adalah Propinsi dengan tingkat pengangguran terbesar kedua di Indonesia. Hal ini seharusnya tidak terjadi Banten, karena Banten memiliki banyak potensi. Halangan atau rintangan berwirauasaha dapat dipatahkan dengan semangat berwirausaha. [RED]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

Headline