oleh

Demi Nge-Prank Gurunya, Bocah SD Tebarkan Isu Penculikan Dirinya

-Banten, Cilegon-89 views

MERAK-TRIBUNPOS.COM | Isu penculikan di salah satu Sekolah Dasar SD) di Tamansari Kecamatan Pulomerak melalui broadcast whatsapp (pesan berantai) adalah tidak benar. Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolsek Pulomerak AKP. Rifki Seftirian, Minggu (16/02/20). Jajaran Polsek Pulomerak telah menindaklanjuti kabar tersebut dengan melakukan upaya Lidik.

Diketahui, Lisa Nuraeni (9) seorang bocah sekolah dasar pelaku yang membuat isu penculikan, dan Asep (43) ayah dari Lisa didampingi Agustine Lithasari (49) Kepala SDN Mekarsari mendatangi Mapolsek Pulomerak untuk mengklarifikasi bahwa berita yang beredar di masyarakat tentang kejadian penculikan terhadap anak yang bernama LISA NURAENI siswa SDN Mekarsari yang terjadi pada hari Jumat 14 Februari 2020, di pantai Mabak Merak tidak benar.

Rifki menjelaskan, bahwa isu tersebut disebarkan dengan maksud untuk memberi kejutan (nge-PRANK-red) kepada ibu gurunya dengan membuat cerita dirinya telah diculik.

Atas kejadian tersebut, Rifki menghimbau agar para orangtua lebih perketat lagi pengawasan kepada anak-anak nya. Pengaruh media sosial dan sinetron TV jangan sampai merusak pola pikir anak.

“Masyarakat jangan cepat sebar berita Hoax yang belum tentu jelas kebenarannya,” pesam Rifki. (Red)

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

News Feed